Penyebab Sesak Napas Saat Bangun Tidur

Tidur harus menjadi waktu istirahat yang paling ditunggu sehingga tubuh dapat kembali ke bentuk semula. Namun, ada beberapa orang yang sering mengeluh mengi setelah berolahraga ketika bangun tidur. Menurut Anda apa penyebab sesak napas saat bangun?

Penyebab Sesak Napas Saat Bangun Tidur

Napas yang paradoksal adalah penyebab sesak napas
Berikut ini berbagai penyebab sesak napas saat Anda bangun. Salah satunya bisa atau pernah mengalami Anda.

Kecemasan berlebihan

Kekhawatiran yang menumpuk dari hari-hari sebelumnya dapat menyebabkan serangan panik pada malam hari tanpa memicu jelas. Kegelisahan dan kecemasan di alam bawah sadar dapat membuat tidur menjadi tidak nyaman. Akibatnya, Anda bisa bangun dengan sesak napas yang membuat Anda sesak napas.

Menurut laporan dari American Anxiety and Depression Association, sekitar 70 persen orang dengan gangguan kecemasan mengalami kesulitan tidur. Selain bangun, sulit bernafas, gangguan kecemasan dan serangan panik umumnya ditandai dengan:

  • tidak nyaman
  • Perasaan takut atau khawatir yang berlebihan
  • Detak jantung dipercepat
  • panik
  • Sulit berkonsentrasi
  • keringat
  • Sakit dada
  • sensasi

Pos hidung menetes

Post-nasal drip terjadi ketika lendir dan saliva diproduksi secara berlebihan dan mengalir ke bagian belakang hidung dan tenggorokan. Kondisi ini bisa membuat tidur jadi gelisah karena saluran udara tersumbat oleh lendir. Akibatnya perasaan sesak napas muncul saat Anda bangun.

Penyakit refluks lambung, infeksi sinus, dan alergi adalah penyebab umum tetesan hidung. Berbagai gejala lain yang menyertai kondisi ini adalah:

  • Mulut berbau
  • Sakit tenggorokan
  • Rasa tidak enak di mulut
  • batuk

Edema paru

Edema paru terjadi ketika cairan berlebih terkumpul di udara dan di jaringan paru-paru. Kondisi ini membuat saya menderita mengi, bahkan ketika saya bangun.

Edema paru biasanya berkembang perlahan seiring waktu, tetapi juga bisa muncul tiba-tiba. Edema paru akut adalah keadaan darurat medis yang membutuhkan bantuan medis. Kondisi ini dapat membuat sulit bernafas menyebabkan seseorang terbangun dengan bernafas berat dan merasa mati lemas atau tenggelam.

Gejala-gejala lain dari edema paru yang biasanya dirasakan adalah:

  • Kesulitan bernafas atau perasaan tertekan yang semakin memburuk saat berbaring
  • dyspnoea
  • Kecemasan atau kecemasan yang tiba-tiba muncul
  • Detak jantung cepat dan tidak teratur
  • Sakit dada
  • Batuk berbusa atau mungkin darah

Apnea tidur obstruktif

Apnea tidur obstruktif adalah suatu kondisi yang terjadi ketika seseorang mengalami gangguan pernapasan yang singkat dan tidak disengaja selama tidur. Kondisi ini disebabkan oleh penyumbatan di saluran udara yang menghentikan aliran udara.

Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengalami apnea tidur obstruktif. Namun, jika Anda suka mendengkur keras saat tidur dan setelah merasa sesak napas saat bangun, ini bisa menjadi pertanda.

Gejala lain dari apnea tidur obstruktif meliputi:

  • Sakit kepala di pagi hari
  • Alami kelelahan di siang hari
  • Masalah memori
  • Mudah marah karena tidur yang tidak optimal

Penyakit paru obstruktif kronis

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) terjadi ketika kantung udara kecil (alveoli) rusak di paru-paru. Akibatnya, airbag sulit untuk mengeluarkan udara dari paru-paru.

Gejala-gejala COPD dapat muncul ketika seseorang tidur. Kondisi ini menyebabkan orang yang mengalaminya terbangun dengan napas berat atau merasa ingin mati lemas.

Gejala-gejala PPOK lainnya adalah:

  • dyspnoea
  • Produksi lendir yang berlebihan
  • batuk
  • kelelahan
  • Rasa sesak di dada

Gagal jantung

Gagal jantung terjadi ketika jantung tidak dapat memompa darah dengan baik karena cairan ekstra yang menumpuk di paru-paru.

Ini membuat seseorang sulit bernapas dengan sesak napas. Di awal kemunculannya, gejalanya hanya terlihat saat melakukan aktivitas fisik. Tetapi jika itu serius, seseorang mungkin mengalami sesak napas saat tidur atau saat bangun tidur.

Umumnya seseorang dengan gagal jantung memanifestasikan berbagai gejala lain seperti:

  • Kelelahan yang serius
  • Kaki dan kaki bengkak
  • Pembengkakan perut
  • Sakit dada
  • masalah pencernaan

Untuk mengetahui penyebab pastinya, berkonsultasilah dengan dokter jika Anda selalu bangun dengan nafas terengah-engah.

Baca Juga :